Pemda Gelar Sosialisasi Gempur Rokok ILegal



Sekda : Rokok Tidak Ada Cukai Menyebabkan Tidak Ada Pendapatan Ke Negara Maupun Daerah Kita

Lombok Tengah (NTB). Dalam Rangka Memperingati Hari Kesaktian Pancasila Pemda Loteng mengelar acara Sosialisasi Gempur Rokok ILegal. Acara ini dimeriahkan oleh Band Lokal BOBROCK, Sunday Morning, berlangsung di Car free Night 2024 dijalan jendral Sudirman depan Eks kantor Bupati Praya Sabtu malam (8/6/2024).



Acara itu dihadiri oleh Sekertaris Pemda Kabupaten Loteng HL Firman Wijaya ST, Asisten I H Lendek Jayadi, Kasat Pol PP Zaenal Mustakim, Kadis Dikpora HL Idham Khalid MPd, Sekwan H Suhadi Kana S,sos, Kadis PUPR Lalu Rahadian, Kapolsek Praya IPTU Susan, Dandim 102 Praya, Camat Praya Tengah Moh Saleh, bos Pabrik rokok, pedagang kios,  dan masyarakat.

Kabid Bea Cukai Mataram Hadi Cahyanto menyampaikan, kami memiliki tugas salah satunya adalah melakukan pengawasan peredaran barang kena cukai termasuk rokok, beredar ditengah masyarakat merokok sangat berbahaya bahkan bisa sangat berbahaya bagi kesehatan, harga Rokok ILegal sangat murah disebabkan tidak kena cukai, " bahkan dibungkus Rokok ada gambar tentang kampanye bahaya Rokok, namun di Indonesia kita belum bisa sepenuhnya melarang masyarakat merokok. Namun disisi lain pemerintah masih membutuhkan penerimaan pajak bea Cukai,"ujarnya.


Ada tiga macam yang dikenakan pajak Bea Cukai diantaranya, pertama etil alkohol atau etanol, kedua  bahan baku minuman keras, atau minuman mengandung alkohol, ketiga rokok ataupun tembakau eris," mendirikan pabrik harus memenuhi syarat-syaratnya yakni memliki lahan sekitar 2 are atau 200 meter persegi luasnya. Biaya pengurusan ijin gratis," tutupnya.

Bupati H.Lalu Pathul Bahri S.IP M.AP melalui Sekertaris Daerah Pemda Lombok Tengah H.Lalu Firman Wijaya ST menyatakan, rokok ILegal dengan berbagai macam cara masih saja beredar ditengah masyarakat, rokok ILegal sangat menggangu industri rokok resmi yang membayar cukai, yang dirugikan bukan hanya Negara tetapi masyarakat. penerimaan cukai untuk membiayai dampak buruk rokok ditengah masyarakat akan tergerus. Disamping itu juga akan lebih banyak muncul perokok pemula karena rokok murah gampang didapatkan," masyarakat agar senantiasa mengingatkan diri sendiri keluarga maupun lingkungan betapa penting memastikan adanya pita cukai rokok yang dikendalikan oleh Negara." Ungkap Sekda.

Ia mengingatkan masih banyak beredar rokok ditengah masyarakat tidak memiliki cukai," kalu rokok tidak ada cukainya maka tidak ada pemasukan bagi Negara maupun Pemerintah dearah kita," jelasnya. 

Dalam kegiatan ini Pemda Loteng dengan Kantor Bea Cukai Mataram membagikan Hadiah doorprize. (**)

Sumber. journalntbnews

Tags