Polres Lombok Utara Tetapkan RA sebagai Tersangka Tunggal Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unram

 

Lombok Utara, Journalntbnews.com – Kasus kematian tragis mahasiswi Universitas Mataram berinisial VR di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara, akhirnya menemui titik terang. Polres Lombok Utara menetapkan RA sebagai tersangka tunggal dalam kasus yang sempat menyita perhatian publik itu.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., dalam konferensi pers di Aula Sarja Arya Racana Mapolres, Sabtu (20/9/2025), mengungkapkan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti kuat dari hasil penyelidikan forensik.

“Ini bukan kasus biasa. Kami mengerahkan semua sumber daya, mulai dari pemeriksaan ahli pidana, kriminologi, hingga forensik. Bahkan, tes poligraf dan psikologi terhadap tersangka juga sudah dilakukan,” ujar Agus.

Polres Lombok Utara berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti yang mengaitkan RA dengan korban maupun lokasi kejadian. Analisis DNA dari Puslabfor Mabes Polri menjadi penentu utama.

Barang bukti tersebut antara lain pakaian korban, celana pendek dan celana dalam milik RA, sebilah bambu, lima buah batu berlumuran darah, serta kaos hitam milik tersangka.

“Sampel DNA dari berbagai barang bukti secara konsisten mengaitkan RA dengan TKP dan korban,” jelas Kapolres.

Saat ini RA telah ditahan di Mapolres Lombok Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik menjeratnya dengan pasal berlapis, yakni Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Ancaman hukuman yang menanti RA maksimal 15 tahun penjara.

Polisi juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk melengkapi berkas perkara agar segera dilimpahkan ke pengadilan.

Di akhir konferensi pers, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dusun Nipah yang dinilai kooperatif selama proses penyelidikan.

“Partisipasi warga sangat membantu, sekaligus menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif sehingga Pantai Nipah bisa kembali aman untuk dikunjungi wisatawan,” kata Agus.

(D.Jntb)