Lombok Tengah - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ka'bah (DPC GPK) Kabupaten Lombok Tengah menyoroti keras jalannya Rapat Pimpinan Wilayah (Rapelwil) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sorotan ini mengemuka terkait inkonsistensi pengurus DPW yang dinilai melakukan pencatutan identitas pimpinan pusat dalam dokumentasi kegiatan mereka.
Ketua DPC GPK Lombok Tengah, Sahabudin, menyatakan bahwa tindakan ini mencerminkan kekacauan berpikir dan ketidakjujuran dalam berkader. "Kami melihat sebuah ironi. Di satu sisi, pengurus DPW PPP NTB tidak mengakui kepemimpinan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP, Gus Taj Yasin Maimoen. Namun, di sisi lain, dalam bahelo kegiatan mereka justru menempel dan mencantumkan foto beliau sebagai bagian dari struktur DPP," ujarnya.
GPK Lombok Tengah mendesak agar pengurus DPW PPP NTB segera meluruskan sikap dan tidak mempermainkan simbol-simbol partai dan figur pimpinan hanya untuk kepentingan dokumentasi semata. "Jangan jadikan foto pimpinan pusat sebagai hiasan dinding tanpa makna. Jika tidak sepaham dengan kebijakan Sekjen, harusnya konsisten," tegas Sahabudin. (TH).

