Menu MBG 3 dan 6 Hari| Saat Liburan Sekolah di NTB Jadi Sorotan Masyarakat




Mataram-Journalntbnews
Pelaksanaan Program makan Bergizi Gratis (MBG) di Wilayah Nusa Tenggara Barat selama masa liburan Sekolah menjadi sorotan masyarakat luas. Pasalnya, terdapat perbedaan skema Menu yang di terapkan, yakni pola menu untuk siklus 3 hari dan 6 hari.Minggu,16/03/2026


Perbedaan skema tersebut di setiap Kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat memicu berbagai tanggapan dari masyarakat, khususnya terkait variasi menu dan konsistensi penyajian makanan bergizi bagi para penerima manfaat. Sebagai warga negara menilai perbedaan siklus menu perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.  

Program MBG sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi peserta didik serta kelompok retan. Di beberapa daerah, program ini tetap berjalan meskipun sekolah sedang memasuki masa libur bulan suci Ramadhan, lebaran dan hari Nyepi, dengan penyelesuaian mekanisme distribusi dan penyusunan menu

Selama masa liburan, sejumlah titik pelaksanaan di Nusa Tenggara Barat yaitu Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur menerapkan pola menu berbeda. Pada beberapa  lokasi digunakan siklus 3 hari Lombok Barat dan Lombok Tengah, sementara di lokasi lain menggunakan siklus 6 hari yaitu di Lombok Timur. Perbedaan ini kemudian memunculkan pertanyaan dari masyarakat luas mengenai standar pelaksanaan Program.

Adapun isi menu MBG yang menggunakan siklus 3 Hari (Lombok Barat) :
1. 2 biji  Ayam Potong rebus
2. 1 Biji buah naga
3. 1 biji buah pir 
4. 1 biji buah apel merah
5. 2 kotak susu Indomilk KIDS 115 ml

Wilayah Lombok Tengah 
1. 2 kotak susu  Indomilk KIDS 115 ml.
2. Roti 1 biji
3. 1 ekor ayam potong rebus
4. 3 biji buah jeruk madu ukuran kecil
5. 1 biji buah apel merah 
6. 1 biji buah pir

Untuk Wilayah Lombok Timur Menu siklus MBG 6 hari :
1. 1 Kotak susu Frisian Flag 964 ml
2. Tahu rebus 2 potong 
3. Tempe rebus 1 potong 
4. Telur rebus 1 biji
5. Kurma 8 biji
6. Roti Bolu isi 3 biji
7. 1 buah pir
8. 1 buah apel merah.

Kami dari Anggota PHMI (Perisai Hukum Masyarakat Indonesia) Propinsi Nusa Tenggara Barat (Yakub, S.Pd., Gr., C.Bj., C .Par). "Menilai variasi skema menu sebenarnya dapat terjadi dalam program pangan skala besar, terutama menyesuaikan ketersediaan bahan pangan, kapasitas dapur penyedia, serta sistem distribusi di masing-masing wilayah.  Namun, transparansi informasi kepada masyarakat dinilai penting agar tujuan program tetap dipahami secara utuh. "Ujar, Bang. Akub, sapaanya"


Di sisi lain, sejumlah orang tua berharap program MBG tetap menjaga kualitas gizi dan variasi makanan meskipun dilakukan penyesuaian selama masa liburan sekolah. Mereka menilai keberlanjutan program ini sangat membantu dalam mendukung kebutuhan nutrisi anak.

Pemerintah Daerah khususnya Bapak Gubernur Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP.,M.Si, diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan penerapan skema menu 3 dan 6 hari tersebut, termasuk standar gizi yang digunakan. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami bahwa setiap skema yang di terapkan tetap mengacu pada prinsip pemenuhan gizi seimbang bagi penerima manfaat.


Ke depan, evaluasi, pengawasan, dan pengontrolan sekala berkala terhadap pelaksanaan program MBG dinilai penting untuk memastikan program berjalan efektif, merata, dan sesuai dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi anak di daerah provinsi nusa tenggara barat.


(Red)

Tags