Kegiatan ini dihadiri para ketua, sekretaris, dan bendahara dari berbagai kepengurusan daerah sebagai bagian dari langkah awal konsolidasi organisasi di tingkat provinsi.
Sekretaris DPD PRI NTB, Diegas Bulan Pradhana, menjelaskan bahwa agenda silaturahmi tersebut bertujuan memperkuat struktur kepengurusan partai sekaligus membangun soliditas internal menjelang pengembangan organisasi yang lebih luas di daerah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat struktur inti partai di NTB, khususnya di Pulau Lombok. Ini juga menjadi momentum mempererat komunikasi antar pengurus,” ujarnya.
Diegas menambahkan, kegiatan ini sekaligus mewakili Ketua DPD PRI NTB, H. Izzul Islam, dalam rangka konsolidasi awal kepengurusan partai yang saat ini masih dalam tahap pembentukan di daerah.
Menurutnya, secara administratif kepengurusan PRI di seluruh kabupaten dan kota di NTB sudah terbentuk, mencakup posisi ketua, sekretaris, dan bendahara.
“Sepuluh kabupaten/kota di NTB secara administrasi sudah terbentuk kepengurusannya. Selanjutnya kami akan melanjutkan pembentukan struktur hingga tingkat desa bahkan sampai RT/RW,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa PRI ingin hadir sebagai partai yang benar-benar bekerja di tengah masyarakat, bukan sekadar menyampaikan janji politik.
“PRI tidak ingin sekadar hadir dengan janji-janji. Kami ingin benar-benar hadir dan bekerja nyata untuk masyarakat NTB,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, PRI NTB juga menyatakan dukungannya terhadap program-program Presiden Republik Indonesia serta berkomitmen mengawal pelaksanaannya di daerah.
“Kami mendukung seluruh program Presiden, namun jika dalam pelaksanaannya di daerah terjadi penyimpangan, tentu akan kami evaluasi dan luruskan agar program tersebut benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, DPD PRI NTB berencana menggelar deklarasi resmi setelah seluruh kepengurusan daerah menerima Surat Keputusan (SK) secara sah. Deklarasi tersebut diperkirakan berlangsung pada Juni atau Juli 2026.
Selain itu, program kerja partai diproyeksikan mulai berjalan aktif setelah Agustus 2026 dengan fokus pada kegiatan sosial serta pemberdayaan masyarakat.
PRI NTB juga menaruh perhatian besar pada keterlibatan generasi muda seperti milenial dan generasi Z sebagai bagian dari kekuatan politik masa depan menjelang kontestasi politik 2029.
Sebagai bagian dari sistem keanggotaan, PRI juga menyiapkan kartu tanda anggota (KTA) berbentuk kartu ATM yang dapat digunakan sekaligus sebagai sarana menabung bagi anggota.
Menutup kegiatan tersebut, Diegas menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan kepada masyarakat NTB serta berharap PRI dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Semoga di bulan Ramadan ini kita semua diberikan keberkahan, dan PRI ke depan bisa menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat NTB,” tutupnya. (RJ)


