Jalan Desa dan Penerangan Jadi Prioritas Usulan Reses DPRD Farksi Gerinda Abdus Sahid


Anggota DPRD Partai Gerindra Lalu Abdus Sahid Dapil I PRAYA Dan PRAYA TENGAH
 

PRAYA — Jalan rusak dan gelapnya penerangan lingkungan jadi “PR” utama yang disuarakan warga saat Anggota DPRD Lombok Tengah Fraksi Gerindra, Lalu Abdus Sahid, S.IP, menggelar Reses Ke-III Masa Sidang Ke-III Tahun 2026 di dapilnya, Praya dan Praya Tengah.  

Turun langsung menyapa konstituen, Abdus Sahid menemukan keluhan yang nyaris seragam: jalan desa berlubang, jalan dusun tak layak, dan minimnya lampu jalan.  

"Kalau di bidang infrastruktur, permintaan jalan desa itu muncul di Desa Mekar Damai, Kecamatan Praya. Warga minta penataan lingkungan dan kebanyakan lapen," kata Abdus Sahid Sela Reses.

Yang paling mendesak, kata dia, adalah jalan lingkungan dan jalan dusun. Salah satu potret buram terlihat di Dusun Montong Sejagat Desa Mekar Damai Praya. "Jalan perkampungan dan Penerangan Jalan. Untuk masyarakat, sudah berapa tahun ini jalannya dibiarkan rusak?" tegasnya.  

Tak hanya soal jalan, warga Praya Tengah juga menitipkan harapan soal pemberdayaan pemuda dan UMKM agar naik kelas. Abdus Sahid berjanji membawa seluruh aspirasi itu ke meja pembahasan. Targetnya, masuk dalam program pembangunan tahun anggaran berikutnya. "Dari hasil reses ini, insyaallah bisa kita kawal agar tercover," ujarnya.  

Soal penerangan jalan umum, catatannya tak banyak. Hanya satu sampai tiga titik yang benar-benar mendesak menurut warga.  

Reses adalah kewajiban anggota dewan menyerap suara rakyat. Selanjutnya, janji di lapangan harus jadi kebijakan di parlemen. || 

Editor; Muhammad ROSIDI