2027 Jadi Tahun Aksi: Rasidi Patok Pendidikan dan 9 Dusun Sisik Jadi Pilot Project Pembangunan


Anggota DPRD Fraksi Golkar dapil 5 Kecamatan Jonggat dan Pringgarata RASIDI, S, Ag

LOMBOK TENGAH,Journalntbnews.

 Jj yaanji politik bukan sekadar slogan. Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dari Fraksi Golkar, Rasidi S.Ag, menegaskan komitmennya menuntaskan janji kampanye di kampung halaman sebelum melangkah ke isu yang lebih luas. 

Dalam agenda reses berikutnya pasca-pelantikan, wakil rakyat Dapil 5 Kecamatan Jonggat dan Pringgarata itu blak-blakan soal prioritasnya. “Enggih, tiang akan fokus dulu memperjuangkan janji tiang pada masyarakat,” ujar Rasidi pada Jum'at 29/5/2026.

9 Dusun Sisik Jadi Titik Start  

Dari hasil reses sebelumnya, Rasidi memetakan 9 dusun di Desa Sisik, Kecamatan Pringgarata sebagai sasaran utama program tahap awal. Daftarnya: Sisik Timur, Sisi Barat, Karang Tebon, Koordang, Monggoa, Kelaning, Jabon, Samar Kato, dan satu dusun lainnya.

Strategi Rasidi: bertahap dan terukur. Desa Sisik dijadikan pilot project dengan sejumlah titik uji coba awal. Tujuannya jelas, agar pengawasan lebih mudah dan manfaat program langsung dirasa warga. 

Meski fokus ke desa asal, Rasidi memastikan konstituen dari luar yang dulu ikut berjuang tetap dilibatkan. “Daerah luar tidak akan ditinggalkan atau dikucilkan saat implementasi,” tegasnya.

Pendidikan Non-Gedung Jadi Primadona  

Untuk program, pendidikan duduk di urutan teratas. Tapi Rasidi memberi catatan penting: bukan pembangunan gedung. Fokusnya ke program non-infrastruktur seperti peningkatan kualitas belajar dan dukungan alat belajar. 

Isu pembinaan pemuda dan kegiatan remaja masuk sebagai program pendukung. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas. “Jangan sampai sara ruwet, masyarakat harus tetap fokus,” ujarnya, menghindari isu SARA yang bisa memecah warga.

Target Realistis: Eksekusi 2027  

Soal waktu, Rasidi realistis. Reses kini masuk putaran ketiga dan pembaruan anggaran baru diterima besok. Namun alokasi "murni 2026" belum bisa menjangkau programnya karena tercatat atas nama almarhum anggota dewan sebelumnya. 

Karena itu, 2027 dipatok sebagai tahun eksekusi permintaan masyarakat. Perubahan anggaran jangka panjang bahkan sudah disebut sampai 2028, dan akan dikemas dalam satu atau dua paket program agar rapi.

Janji Ditepati, Bukan Pencitraan  

Langkah Rasidi fokus ke 9 dusun di desa sendiri memang berisiko dicap “kedaerahan”. Tapi di sisi lain, ini jadi bentuk pertanggungjawaban janji kampanye. 

Model bertahap dari dusun ke desa, lalu meluas, bisa jadi contoh jika berhasil. Tantangannya: realisasi anggaran 2027 dan memastikan program pendidikan non-gedung benar-benar menyentuh kebutuhan warga, bukan sekadar seremonial.

Kini bola ada di tangan. Publik Desa Sisik Dapil 5 Jonggat-Pringgarata menanti: akankah 2027 benar jadi tahun aksi, atau sekadar catatan reses tahunan? 

Editor: Muhammad ROSIDI