Lombok Barat, NTB ,Journalntbmews
30 September 2026
Suasana hangat dan penuh harapan menyelimuti pertemuan yang berlangsung di ruangan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), yang melibatkan dua tokoh penting dari wilayah Kecamatan Sekotong Timur, Kabupaten Lombok Barat.
Duduk berdampingan dalam percakapan yang tulus dan bermakna, sosok yang mengenakan pakaian dinas berwarna khaki adalah seorang Kepala Desa di wilayah Kecamatan Sekotong Timur, Kabupaten Lombok Barat. Di sebelahnya hadir Heri Irawan, anggota Dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN) — yang akrab disapa Pak Heri — yang berasal dari Desa Mareje, Kecamatan Sekotong Timur, dengan daerah pemilihan meliputi Sekotong dan Lembar.
Dalam pertemuan yang penuh keakraban ini, tersampaikan harapan yang sangat mendalam, dirangkai dalam pesan sederhana namun menyentuh hati:
"Semoga kelak menjadi pemimpin yang baik — yang namanya tidak hanya diingat saat menjabat, melainkan dikenang dengan rasa hormat oleh seluruh warga, jauh setelah masa bakti selesai."
Pemimpin yang Dikenang Bukan Karena Jabatan, Melainkan Kebaikan
Pak Heri menyampaikan pesan yang menjadi inti pertemuan: kepemimpinan bukan sekadar soal kedudukan, melainkan tentang kehadiran di tengah masyarakat.
"Jadilah pemimpin yang merangkul semua lapisan warga. Yang mendengar suara mereka yang sering tidak didengar. Yang tidak membedakan siapa kaya dan siapa sederhana. Nanti orang tidak mengingat apa yang kau katakan, melainkan apa yang kau lakukan untuk mereka."
Ditekankan pula agar senantiasa tetap rendah hati, tidak melupakan asal-usul, dan selalu mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan
Anggota Dewan dapil Sekotong–Lembar ini mengingatkan bahwa memimpin desa adalah sebuah amanah besar — nasib dan harapan banyak keluarga tertumpu pada setiap keputusan yang diambil.
"Kekuasaan itu titipan. Harus dijalani dengan jujur, adil, dan bertanggung jawab. Jadilah pemimpin yang datang melayani, bukan dilayani. Itulah yang akan membuat namamu selalu hidup di hati warga."
Harapan yang Mengikat
Pertemuan ini menjadi bukti bahwa tokoh-tokoh masyarakat di wilayah Sekotong Timur saling menguatkan demi kemajuan bersama. Baik sebagai pemimpin di tingkat desa maupun di tingkat kabupaten, tujuan akhirnya tetap satu: kesejahteraan masyarakat yang nyata dan berkelanjutan.
Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, dan setiap pemimpin yang dipercaya memegang amanah benar-benar menjadi sosok yang dikenang karena kebaikannya — bukan karena jabatannya.

