Wali Murid SDN Bonder Bongkar Dugaan Penggelapan Dana Bantuan Pendidikan
LOMBOK TENGAH – Dana Program Indonesia Pintar yang seharusnya jadi penyambung mimpi anak-anak SDN Bonder diduga malah “disekolahkan” ke kantong pribadi. Seorang oknum berinisial LP, yang disebut menjabat Ketua DPC PPP Lombok Tengah, resmi dilaporkan ke Polres Loteng atas dugaan penggelapan dana PIP siswa. Laporan itu dilayangkan Amak Dara alias Citung, wali murid SDN Bonder, pada Senin lalu.
Kronologi: Dana Diumumkan, Uang Tak Kunjung Turun
Menurut keterangan pelapor, para siswa SDN Bonder telah terdaftar sebagai penerima PIP. Namun hingga berbulan-bulan, dana tak kunjung diterima wali murid. Kecurigaan muncul, lalu sejumlah orang tua mulai menelusuri.
Hasilnya mengejutkan. Dana diduga sudah ditarik, tapi bukan oleh yang berhak. Nama LP mencuat setelah pengumpulan keterangan internal.
Kata Pelapor: “Bukti Awal Sudah Kami Kantongi”
Amak Dara alias Citung menegaskan pihaknya tak asal lapor.
“Kami memiliki bukti awal yang cukup, termasuk kesaksian dari beberapa wali murid serta kesaksian guru,” ujarnya saat dikonfirmasi. Ia menyebut, laporan ke Polres Loteng ditempuh karena desakan para orang tua yang merasa hak pendidikan anak mereka dirampas.
Dugaan Kuat: Ditarik Tanpa Hak
Dari penelusuran awal wali murid, dana PIP yang mestinya langsung ke rekening siswa atau diambil kolektif dengan persetujuan orang tua, justru diduga dikelola dan ditarik secara tidak sah oleh oknum LP. Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak LP maupun DPC PPP Lombok Tengah. Polres Loteng disebut telah menerima laporan dan akan mendalami kasus ini.
Tamparan untuk Pengawasan PIP
Kasus ini menampar keras sistem pengawasan distribusi PIP di satuan pendidikan. Dana untuk siswa miskin dan rentan putus sekolah, rawan disunat jika pengawasan longgar.
Para wali murid SDN Bonder kini hanya punya satu tuntutan: usut tuntas. “Ini uang anak-anak untuk beli buku, sepatu, seragam. Kalau benar diselewengkan, jangan kasih ampun,” kata salah satu wali murid yang enggan disebut nama.
Dana PIP adalah hak siswa. Jika benar digelapkan, bukan cuma hukum yang dilanggar, tapi masa depan anak-anak yang digadaikan. ||
Redaksi

